Anggota DPRD Prosu: Sepeda Motor Itu, Bukan Untuk Dinas Kepsek dan Guru

77

Metronews.co.id-Nias Barat– Sumut, Akhir-akhir ini, telah viral diberbagai media sosial bantuan dari kementerian pendidikan dan kebudayaan di SMKN 1 mandrehe barat sebanyak 18 unit sepeda motor, untuk bahan praktek siswa/i jurusan otomotif

Pasalnya bantuan itu diberikan pemerintah untuk diperuntukan bagi siswa SMK , namun di SMKN 1 mandrehe barat, telah dijadikan alat tranportasi kepala sekolah dan guru, bahkan sebagian sudah ditukar platnya

Anggota DPRD propinsi Sumatera Utara Berkat laoli saat diminta tanggapannya melalui via whatsapp pada hari selasa malam, menyampaikan pihaknya telah menindaklanjuti menghubungi kcabdis, untuk memberi teguran kepada kepala sekolah itu dan juga guru

” Seketika saya mendapat informasi ini beberapa hari yang lalu dari rekan-rekan media, saya langsung hubungi kacabdis teluk dalam Saudara Waozaro Hulu untuk melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah tentang masalah ini, Dan memberikan teguran bagi kepala sekolah dan guru jika terbukti bersalah,” ucap berkat laoli

Lanjutnya,” menurut saya pribadi, seharusnya kepala sekolah dan guru tidak menggunakan sepeda motor tersebut, karena peruntukannya bukan untuk kendaraan dinas pribadi kasek maupun guru melainkan kendaraan itu, diberikan sebagai alat praktek siswa SMKN 1 mandrehe barat,” tegas Berkat laoli anggota DPRD propinsi Sumatera Utara.

Salut dengan anggota DPRD yang cepat tanggap prihatin bagi siswa/i SMKN 1 Mandrehe barat, juga kepada masyarakatnya

Anggota DPRD ini patut dicontohi, dan sangat bergerak cepat demi masyarakatnya (P.gl)