Pemko Batam Komitmen Tingkatan Infrastruktur Permukiman

13

MetroNews.co.id,Batam – Anggaran Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan (PSPK) Kota Batam meningkat setiap tahun. Hal itu tak lepas dari komitmen Pemko Batam untuk meningkatkan infrastruktur permukiman.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, pada 2021 anggaran PSPK Kota Batam sebesar Rp2,050.000.000, sedangkan tahun 2022 akan ada penambahan, sehingga total sekitar Rp2.350.000.000.

“Selama saya masih menjabat sebagai Wali Kota Batam, tidak perlu khawatir anggaran PSPK setiap tahun pasti akan meningkat,” kata Rudi saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Sekupang, Selasa (23/2/2021).

Rudi menjelaskan bahwa, hal itu dilakukan tentu tidak lain adalah upaya Pemko Batam untuk mengakomodasi usulan-usulan masyarakat terkait dengan peningkatan infrastruktur di jalan-jalan lingkungan.

Namun pihaknya berharap kepada masyarakat untuk bersabar jika ada usulan yang masih belum terealisasikan. Dikarenakan memang adanya keterbatasan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kota Batam

“Tapi Pemko Batam pasti akan menampung dan berupaya untuk mengakomodasi setiap usulan masyarakat,” katanya.

Rudi menjelaskan bahwa, pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini berpengaruh besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kota Batam. Karena banyak sektor usaha yang mandek, sehingga tidak bisa membayar pajak daerah.

Tapi kendati demikian, Rudi memastikan bahwa Pemko Batam akan tetap memberikan isentif kepada pengurus RT/RW, kader Posyandu, mubalig dan pendeta sebagaimana yang diterima selama ini. “Untuk insentif tidak perlu khawatir, akan tetap kita berikan,” ujar dia.

Pada kesempatan itu, Rudi yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam tersebut menjelaskan bahwa untuk di Kecamatan Sekupang ada sejumlah proyek besar yang tengah dikerjakan dan akan dikerjakan oleh pemerintah.

“Kalau yang sedang dikerjakan ada di Tanjungriau, sedang dibangun kotaku kota tanpa kumuh,” katanya.

Kemudian yang akan dibangun adalah pengembangan Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam. Di mana nantinya akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan.

“RSBP Batam akan kita kembangkan menjadi rumah sakit bertaraf internasional. Karena itu seluruh akses menuju RSBP Batam akan kita tingkatkan,” katanya. (IP)