Warga Perum BSI Khawatir Banjir, PT. Surya Aji Pratama Carikan Solusinya

49

MetroNews.co.id, Batam – DPRD Kota Batam kembali gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait bangunan di atas Buffer Zona atau Badan Jalan ROW 30 Saluran Induk dan terbuka hijau serta daerah resapan air, Selasa (02/03/2021).

RDP digelar di ruangan rapat pimpinan DPRD Kota Batam yang di pimpin langsung Wakil Ketua II Ruslan Ali Wasyim, dihadiri Camat Batu Aji, BP Batam, Bina Marga Pemko Batam dan warga Perumahan Bumi Sarana Indah Kelurahan Buliang, Kecataman Batu Aji Kota Batam.

Warga Perumahan Bumi Sarana Indah (BSI) keberatan atas bangunan yang dibangun oleh pengembang PT. Surya Aji Pratama di lokasi ROW Jalan, pembangunan tersebut menurut warga berdampak banjir akibat drainase yang kurang memadai, selain itu juga tidak ada fasilitas taman hijau.

“Akibat pembangunan dari PT. Surya Aji Pratama, kami sering kebanjiran dan lahan yang dibangun tersebut juga tidak ada taman hijau di lokasi kami,” ujar salah satu warga yang tidak mau namanya dituliskan.

Terkait dengan keluhan masyarakat, Humas PT. Surya Aji Pratama, Buyung Nasution menjelaskan, masalah ini sudah diselesaikan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi I dan Komisi II.

“Kita sudah cari solusi terkait banjir, kita telusuri hal banjir ini bukan dari pembangunan lahan kita, sebelumnya sudah sering terjadi banjir, karna ada di ujung lahan kita ada tumpukan tanah,” ujar Buyung.

Buyung menambahkan, pihaknya berharap pembangunan berlanjut tanpa ada masalah dengan warga BSI.

“Kita berharap pembangunan berlanjut, fasilitas masyarakat tetap kita bangun, mulai dari fasum Aula pertemuan dan juga Gorong – gorong untuk saluran air,” ungkap Buyung.

Direktur PT. Surya Aji Pratama, Robi mengatakan, terkait kompensasi untuk warga yang ada di lahannya, pihaknya sudah memberikan kompensasi.

“Kita sudah berikan ganti rugi kepada warga yang berada di lokasi kita, ada beberapa yang menerima ganti rugi karena mereka ada barang atau bangunan seperti garasi mobil dan kandang ayam di lahan tersebut. Sekarang yang kita lakukan bagaimana berkordinasi dengan Bina Marga terkait teknis pembangunan drainase di depan lahan ruko agar mengatasi tidak terjadi banjir,”ucap Robi (SL)