Kabareskrim Polri: Presiden Tak Berkenan Polisi Responsif soal Mural 404 Not Found

Keterangan Gambar: Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto.

MetroNews.co.id, Jakarta – Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Komisaris Jenderal (Komjen) Agus Andrianto, mengungkapkan bahwa, Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), telah menginstruksikan aparat untuk tidak terlalu reaktif menanggapi munculnya Mural 404: Not Found.

Agus juga menyebut, hal serupa juga diinstruksikan oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kepada jajarannya untuk lebih berhati-hati dan cermat dalam menangani suatu kasus.

“Bapak Presiden tidak berkenan bila kami responsif terhadap hal-hal seperti itu. Demikian juga Bapak Kapolri, selalu mengingatkan kami dan jajaran,” kata Agus di Jakarta, belum lama ini.

Menurut Agus, untuk ekspresi kritis dan memberikan saran kepada Pemerintah adalah sah dilakukan. Apalagi, di negara yang menganut sistem demokrasi.

Namun, Agus menegaskan bahwasanya, apabila suara kritis sudah berujung pada fitnah ataupun hal yang memecah belah bangsa, pihak kepolisian akan langsung turun tangan melakukan penegakan hukum yang berlaku.

“Kritis terhadap pemerintah saya rasa tidak ada persoalan. Namun kalau fitnah, memecah belah persatuan dan kesatuan, intoleran, ya pasti kami tangani,” ujarnya.

Mural adalah salah satu media atau sarana masyarakat untuk berekspresi, menyampaikan pendapat atau mengkritik penguasa.

Selain itu, pengertian Mural adalah cara menggambar atau melukis di atas media dinding, tembok atau permukaan luas yang bersifat permanen lainnya. Ini lazim di negara yang menganut demokrasi.

Dalam hal 404: Not Found, Agus menyebut, pihaknya akan mengikuti instruksi Presiden Jokowi. Sebab itu, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tidak akan memproses lebih lanjut terkait dengan hal tersebut.

“Menyerang secara individu memang mensyaratkan korbannya yang harus melapor. Khusus dalam hal ini pun, Bapak Presiden juga tidak berkenan Polri reaktif dan responsif terhadap masalah itu,” tutup Kabareskrim Polri.

SHARE