MetroNews.co.id. Batam-DPD Golkar Batam menggelar agenda Musyawarah Daerah yang ke IX. Dalam musda tersebut
Muhammad Yunus Muda kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Batam secara aklamasi. Selasa, 25 Agustus 2026 di Balroom Golden Prawn.
Begitu dinyatakan sah sebagai ketua, Yunus Muda yang juga menjabat Wakil Ketua III DPRD Batam sisa periode 2024 – 2029 langsung memasang target besar. Ia bertekad mengembalikan kejayaan Golkar di Batam, terutama dengan memastikan setiap daerah pemilihan (dapil) kembali memiliki wakil rakyat di DPRD kota.
Dalam pidato pertamanya, Yunus mengakui bahwa pekerjaan rumah utama kepengurusan barunya adalah merebut kursi yang hilang, khususnya di Dapil Batu Aji dan Dapil Sekupang.
“Ya, tentu ini menjadi PR dan tanggung jawab kami ke depan, karena memang kemarin tidak pernah kita prediksi kursi di Dapil Batu Aji dan Dapil Sekupang bisa hilang,” ujar Yunus.
Ia menambahkan, selama ini Golkar dikenal memiliki basis kekuatan yang merata di semua dapil Batam. Karena itu, kehilangan dua kursi strategis itu menjadi pukulan sekaligus bahan evaluasi.
Dengan sisa enam kursi di DPRD Batam dari pemilu sebelumnya, Yunus meyakini modal politik itu cukup untuk membangun strategi lebih matang.
“Dengan kepengurusan yang baru ini, kami akan segera mengatur strategi, khususnya untuk wilayah Sekupang dan Batu Aji,” tegasnya.
Untuk menjawab tantangan itu, Yunus mengatakan kepengurusan baru akan dibangun lewat kolaborasi lintas generasi. Kader senior tetap dilibatkan sebagai penjaga pengalaman, namun ruang bagi kelompok muda akan diperlebar sebagai bentuk regenerasi.
“Pasti kita kolaborasi. Partai Golkar memang partai yang mapan dan dewasa, tetapi golongan anak muda akan menjadi prioritas. Ini juga salah satu perintah dari pusat,” jelasnya.
Setelah resmi memimpin, Yunus berjanji bergerak cepat. Struktur kepengurusan tingkat kota ditargetkan selesai sebelum Hari Ulang Tahun Partai Golkar. Setelah itu, konsolidasi dilanjutkan ke tingkat kecamatan melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam) di seluruh Batam.
“Yang terpilih dan diamanahkan mengemudikan Partai Golkar periode ini tentu harus bekerja keras dan cepat. Sebelum ulang tahun Partai Golkar, kepengurusan DPD sudah harus selesai,” tegasnya.
Rantai konsolidasi akan terus bergulir hingga ke 64 kelurahan, lalu ke tingkat RT/RW, sampai penyiapan kader dan saksi di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Targetnya sebelum Desember, konsolidasi sampai ke tingkat bawah harus selesai,” tutupnya optimis.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Organizing Committee (OC) yang juga menjabat sebagai Ketua Angkatan Muda Partai Golkar Kota Batam, Arya Mustakim Muda, SM menegaskan bahwa keterbatasan waktu maupun tempat bukan menjadi penghalang, bagi Golkar sebagai partai matang.
” Momentum Musda IX ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi kepengurusan DPD Golkar Kota Batam periode 2025–2030 untuk langsung bergerak mempercepat perbaikan struktur hingga ke tingkat akar rumput, ” ujarnya.
Menurutnya, salah satu agenda krusial kepengurusan baru adalah merumuskan langkah taktis, guna merebut kembali kejayaan partai di daerah pemilihan yang sempat kehilangan kursi pada Pemilu lalu.
” Melalui kerja politik nyata dan pelibatan aktif generasi muda demi mencapai target di 2029,” tutupnya.
Editor: Wetsi


Komentar