MetroNews.co.id, Batam- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Firmansyah, secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan II dan III, Gelombang II, Tahun 2026, bagi peserta dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga.
Kegiatan yang diselenggarakan melalui skema Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tersebut, berlangsung di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam, Tanjunguncang, Batuaji, Senin (13/7/2026).
Latsar CPNS Gelombang II ini diikuti 124 peserta. Dari Pemkab Lingga, 120 peserta yang terdiri atas 62 CPNS Golongan III dan 58 CPNS Golongan II. Sementara Pemko Batam mengirimkan empat peserta CPNS Golongan III.
Dalam sambutannya, Firmansyah menegaskan bahwa Latsar merupakan tahapan awal yang sangat penting dalam perjalanan karier seorang CPNS.
Selain menjadi proses pembentukan karakter dan kompetensi, pelatihan tersebut juga merupakan syarat wajib sebelum seorang CPNS diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.
“Atas nama Pemko Batam dan Pemkab Lingga, kami mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada Bapelkes Batam, yang telah memfasilitasi penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS. Semoga kerja sama yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan,” ujar Firmansyah.
Ia menjelaskan bahwa setiap CPNS hanya memiliki satu kesempatan untuk mengikuti Latsar. Apabila peserta dinyatakan tidak lulus, maka yang bersangkutan tidak dapat melanjutkan proses pengangkatan sebagai PNS.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini secara optimal dan lulus dengan hasil yang memuaskan sehingga nantinya dapat diangkat menjadi PNS,” katanya.
Menurut Firmansyah, Latsar bertujuan mengembangkan kompetensi CPNS secara terintegrasi. Kompetensi tersebut mencakup kemampuan menunjukkan sikap bela negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ASN dalam pelaksanaan tugas, serta memahami kedudukan dan peran ASN dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Di akhir sambutannya, ia berpesan agar seluruh materi yang diperoleh, mulai dari pembelajaran massive open online course (MOOC), distance learning, hingga pembelajaran klasikal, dapat menjadi bekal dalam menjalankan tugas kedinasan.
“Implementasikan nilai-nilai dasar ASN dalam setiap pelaksanaan tugas sehingga mampu menghadirkan inovasi dan pelayanan publik yang semakin berkualitas sesuai harapan masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bapelkes Batam Khaerudin, mengatakan Latsar CPNS dirancang untuk membangun kompetensi peserta secara menyeluruh.
Ia menjelaskan, struktur pembelajaran menggunakan metode blended learning selama 647 jam pelajaran atau 63 hari. Proses pembelajaran memadukan metode daring dan klasikal yang terbagi dalam tiga tahapan pembelajaran. (ski)
Sumber: Kata Batam
Editor: Wetsi


Komentar