Beranda / Olahraga / Benteng Gaib Teja Paku Alam

Benteng Gaib Teja Paku Alam

Teja Paku Alam: Benteng Kokoh Persib di Puncak Klasemen Super League

Teja Paku Alam, sang penjaga gawang andalan Persib Bandung, menjelma menjadi sosok sentral yang krusial bagi performa gemilang tim Maung Bandung. Musim 2025-2026 di Super League menjadi saksi bisu dominasi Teja yang tidak hanya menjaga gawang Persib tetap kokoh di puncak klasemen, tetapi juga berpeluang besar menorehkan rekor pribadi yang membanggakan.

Kiper berusia 31 tahun ini telah membuktikan kapasitasnya sebagai pilihan utama di bawah mistar gawang Persib. Dari total 18 pertandingan yang telah dilakoni tim, Teja dipercaya tampil dalam 16 laga. Lebih mengesankan lagi, dari seluruh penampilannya tersebut, Teja berhasil mencatatkan sepuluh kali clean sheet, sebuah pencapaian luar biasa yang menunjukkan betapa sulitnya menembus pertahanan terakhir Persib yang dijaga olehnya.

Lahir di Painan, Sumatra Barat, Teja Paku Alam merupakan bukti nyata bahwa talenta penjaga gawang lokal mampu bersaing ketat di tengah derasnya arus pemain asing yang mendominasi Super League musim ini. Ia tak hanya mampu bertahan, tetapi juga menjawab kepercayaan penuh yang diberikan oleh jajaran pelatih Persib dengan penampilan yang spektakuler dan konsisten.

Menjelang pertandingan krusial melawan Persis Solo, tim yang saat ini berada di dasar klasemen, Teja kembali dipercaya untuk mengawal gawang “Pangeran Biru”. Tanggung jawab ini jelas tidak ringan, mengingat Persis Solo, yang dijuluki “Laskar Sambernyawa”, pasti akan berusaha keras untuk bangkit dan memberikan perlawanan sengit.

Menyikapi pertandingan mendatang, Teja mengungkapkan kesiapan penuh timnya. “Saya mewakili dari pemain, kami sudah siap untuk pertandingan besok. Kami tahu pertandingan besok sangat penting bagi kami untuk terus berada di papan atas. Semoga kami bisa memberikan yang terbaik dengan persiapan kurang lebih beberapa hari ini dengan cukup baik. Semoga kita bisa memberikan tiga poin untuk pertandingan besok,” ujar Teja dalam konferensi pers menjelang pertandingan di Stadion Manahan, Solo, pada Jumat, 30 Januari 2026.

Prediksi Strasbourg vs PSG: Statistik & Head-to-Head Ligue 1

Catatan Gemilang dan Kolaborasi Tim

Mengenai torehan clean sheet yang telah diraihnya musim ini, Teja Paku Alam tak bisa menyembunyikan rasa senang dan bangganya. Namun, ia menekankan bahwa prestasi individu ini tidak akan tercapai tanpa adanya kerja keras dan kontribusi dari seluruh pemain. “Ya alhamdulillah senang, ini berkat semua pemain juga jadi bukan karena sendiri. Tentunya senang, dan ini rezeki juga karena seperti yang saya katakan semua pencapaian ini hasil dari kerja keras semua pemain,” ungkapnya.

Adaptasi Pemain Baru dan Ambisi Tim

Masuknya beberapa pemain baru di lini belakang Persib menjadi topik menarik yang disorot oleh Teja. Ia menilai kehadiran amunisi baru ini sangat positif, terutama mengingat tantangan yang akan semakin berat di putaran kedua Super League dan babak 16 Besar Asia Champions League Two (ACL 2).

Teja berharap para pemain baru tersebut dapat beradaptasi dengan cepat dan terintegrasi dengan baik ke dalam skuad. “Dia juga berharap para pemain baru ini bisa cepat beradaptasi dengan baik, dan tim semakin kompak karena situasi di ruang ganti saat ini sangat kondusif dan semua pemain juga termotivasi untuk menjaga posisi puncak yang kini sedang diraih,” jelasnya.

Bagi seorang penjaga gawang, pencapaian seperti memegang rekor clean sheet terbanyak dan menjadi kiper dengan jumlah kebobolan paling sedikit adalah impian yang diidamkan. Teja Paku Alam kini tengah menikmati momen tersebut. Namun, ia tetap rendah hati dan mengakui bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran penting jajaran pelatih yang telah memberikan ilmu, bimbingan, serta dukungan moral yang tak ternilai. Selain itu, doa tulus dari keluarga dan dukungan tak henti-hentinya dari para Bobotoh (pendukung Persib) menjadi motivasi utama bagi Teja untuk selalu memberikan performa maksimal di setiap pertandingan.

Potensi Memecahkan Rekor Pribadi

Performa Teja Paku Alam musim ini juga membuka peluang baginya untuk memecahkan rekor pribadinya yang sempat ia catatkan pada Liga 1 musim 2021/2022. Kala itu, Teja dinobatkan sebagai penjaga gawang terbaik Liga 1 dengan raihan 13 clean sheet dan hanya kebobolan 13 kali. Dengan sisa pertandingan yang masih ada, Teja memiliki kans besar untuk melampaui pencapaian tersebut, sekaligus semakin memperkokoh statusnya sebagai salah satu kiper terbaik di kancah sepak bola Indonesia.

Drama 2 Menit Liverpool: Ekitike Cetak Brace, Balas Newcastle Telak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement